Laman

Senin, 06 Mei 2013

Terima kasih teman......



Terima kasih teman......
“Mereka memang berbeda dengan saya” Kata-kata ini mengalir tertulis begitu saja dari hati yang tersiram gundah bercampur kecewa,sedih bergandeng putus asa, bahagia berteman bangga. Semua menyatu dalam rasa yang terangkai padu. Sesaat setelah terlihat ” gambar diri” berjejer lirih, berbaris rapih, di setiap lembar halaman yang terbuka.
Gundah bercampur kecewa....... Gundah akan kekosongan hati, kecewa akan kebodohan diri. Besarnya keangkuhan hati mengalahkan rasa syukur pada Sang Illahi.
Sedih bergandeng putus asa.....Sedih  disaat sepi , diikuti keputus asaan yang mengkerdilkan diri.
Dan sekali lagi, kesombongan diri mengalahkan rasa syukur pada Sang Illahi
Mungkin diri ini belum tahu Ikhlas itu apa, siapa dan bagaimana. Mungkin belum paham betul makna inti dari Syukur.  Dan belum mengerti arti Iikhlasterhadap kelapangan hati. Disaat itu dirimu datang kawan, membawa warna dari hitam putihnya dunia. Memberi koordinat pasti dari jutaan titik di muka bumi. Berjalan sejajar satu sama lain, tak ada yang berjalan tertinggal di belakang dan tak ada yang angkuh berjalan di depan melupakan yang dibelakang. Bersama dalam kubang nya lumpur menuju  jernihnya  kebersamaan.
Walau kadang terasa berat di tengah jalan namun dengan niat baik kita ,rasa gundah bercampur kecewa, sedih bergandeng putus asa dapat berubah menjadi manisnya bahagia berteman bangga. Bahagia berjuang bersama, bangga  menjadi bagian dari kalian,  kawan........

 dari seorang kawan
02.35 Jumat 22 April 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar